Prediksi Cuaca di Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Bogor dan Cianjur Hujan Lebat

TEMPO.CO, Jakarta – Pada sepekan ini, 14-20 Agustus 2023, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memprediksi hampir seluruh wilayah Jawa Barat tanpa hujan. Namun begitu berdasarkan analisis Stasiun Klimatologi Jawa Barat, diprakirakan ada potensi hujan mulai pertengahan pekan. “Di Kabupaten dan Kota Bogor dan Cianjur,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Rakhmat Prasetia, Ahad, 13 Agustus 2023.

Di daerah itu, berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat pada skala lokal dan durasi singkat di sebagian wilayah. Pada Kamis, 17 Agustus 2023, meliputi Kabupaten Bogor dan Cianjur. Kemudian, esok harinya di area Kabupaten dan Kota Bogor. Selain itu, di daerah lain nihil hujan.

Sementara prediksi cuaca Senin, 14 Agustus 2023, pada pagi hari wilayah Jawa Barat umumnya cerah berawan. Pada siang hingga sore berpotensi hujan ringan hingga sedang pada skala lokal di sebagian Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi.

Pada dini hari potensi hujan ringan skala lokal di  sebagian wilayah Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Pangandaran dan Tasikmalaya bagian selatan. Suhu udara berkisar 18 hingga 34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 45 – 97 persen. Angin bertiup dari timur laut – tenggara hingga selatan dengan kecepatan 5 – 45 kilometer per jam. 

Sepekan ini BMKG memprakirakan masih adanya beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan awan juga terjadinya hujan lokal di sebagian wilayah Jawa Barat. Di antaranya suhu muka laut di sebagian wilayah Indonesia yang masih relatif hangat, kemudian gelombang atmosfir Rossby diprakirakan aktif di sekitar wilayah Jawa Barat pada 17 dan 18 Agustus 2023. Adapun labilitas lokal diprakirakan berada pada kategori ringan hingga sedang sehingga masih mendukung proses konvektif dengan potensi hujan pada skala lokal.

Baca Juga  6 Berita Terkini Bursa Transfer Eropa: Chelsea, Man United, Newcastle, Spurs, PSG, Ajax

Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Terburuk di Dunia, Kalahkan Dubai dan Johannesburg

Dampak El Nino

Iklan

Menurut Rakhmat, kondisi El-Nino umumnya memberikan dampak berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia dan berpotensi menimbulkan kekeringan meteorologis. Masyarakat diminta mengantisipasi kondisi itu pada daerah-daerah yang berpotensi mengalami curah hujan dengan kategori rendah dan dapat memicu kekeringan dan dampak lanjutannya. Kemudian persiapan terhadap potensi adanya kebakaran hutan dan lahan berkaitan dengan curah hujan kategori rendah pada musim kemarau.

Pada sepekan sebelumnya, hujan lebat hingga sangat lebat menurut BMKG terjadi pada sebagian wilayah Kota dan Kabupaten Bogor serta Cianjur. Beberapa faktor yang masih berpengaruh terhadap pembentukan awan konvektif juga terjadinya hujan lokal di sebagian wilayah Jawa Barat, diantaranya suhu muka laut disekitar wilayah Indonesia masih relatif hangat.

Khususnya di sebagian perairan utara Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur. Adapun labilitas atmosfer pada skala lokal berada pada kategori ringan hingga sedang yang masih mendukung proses konvektif dengan potensi hujan lokal.

Pilihan Editor: Warga Balikpapan Diminta Irit Air Bersih, Dampak El Nino Surutkan Waduk Manggar

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *