Buntut Ngamuk ke Bench Bali United, Ini Sanksi Komdis PSSI untuk Gelandang Dewa United Ricky Kambuaya

Suara DenpasarRicky Kambuaya mendapat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah terjadi keributan di laga Bali United vs Dewa United.

Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Sabtu (29/7/2023) ini diwarnai dengan insiden keributan antar pemain.

Bermula saat Ricky Kambuaya berlari menuju bench pemain Bali United pasca laga berakhir yang berlanjut dengan keributan antar pemain dari kedua klub.

Pelatih Dewa United Jan Olde Rikerink sebelumnya mengatakan eks Persib Bandung ini mendapat provokasi dari pemain Bali United. Ia pun tak dapat menahan emosinya sehingga keributan tersebut terjadi.

Baca Juga:Ditahan Imbang Bali United, Persib Bandung Perpanjang Rekor Tak Pernah Menang dari Serdadu Tridatu

Komdis PSSI pun telah memberikan sanksi untuknya, berdasarkan rilis PSSI jenis pelanggaran yang dilakukan Ricky Kambuaya berlari menuju tempat bangku cadangan tim Bali United FC dengan gerakan memancing reaksi penonton.

Hukuman yang diberikan kepadanya berupa teguran keras.

Selain Ricky Kambuaya, Komdis PSSI pun telah memberikan sanksi kepada dua pemain lainnya yakni Silverio Junio (pemain Borneo FC).

Silverio dinyatakan  melakukan tindakan serious foul play dengan cara menendang wajah pemain lawan dan luput dari perhatian perangkat pertandingan di laga Borneo FC vs Bali United (8/7).

Ia mendapat sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan dan denda Rp10 juta.

Baca Juga:Diduga Terbaca oleh Lawan, Taktik Bojan Hodak Tak Mampu Buat Persib Bandung Menang Lawan Bali United

Pemain Persebaya Surabaya Arief Catur pun tak luput dari sanksi Komdis PSSI setelah dinyatakan menghalangi pemain lawan mencetak gol serta mendapatkan kartu merah langsung saat menghadapi Persija Jakarta pekan lalu.

Baca Juga  Rumah Tangga Syahnaz Baik-baik saja, Begini Tanggapan Rendy Kjaernett

Bek Bajul Ijo ini pun mendapat mendapat sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan dan denda Rp10 juta.***

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *