Usia TPA Cipayung Depok Disebut Tinggal 4 Bulan Lagi untuk Menampung Sampah

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sedang memutar otak untuk menekan produksi sampah Kota Depok yang mencapai 1.000 ton per hari.

Rencananya Pemkot Depok akan memasifkan pengolahan sampah organik menggunakan maggot.

Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri mengatakan, Pemkot Depok sedang berupaya untuk mengurangi sampah di Kota Depok, salah satunya sampah organik.

Pemkot Depok mengupayakan penanganan khusus penanganan sampah berbasis masyarakat.

 “Ya, ini lagi diupayakan khususnya penanganan sampah berbasis masyarakat,” ujar Supian, Selasa (24/10/2023).

 Supian menjelaskan, pada prinsipnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat, layaknya pengelolaan sampah yang telah berjalan.

Masyarakat dapat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik.

 “terdapat dua penanganan sampah anorganik yakni yang bisa digunakan kembali dan yang memang melalui inflator,” jelas Supian.

 Rencananya, Pemkot Depok akan mengelola sampah organik memanfaatkan maggot. Menurutnya pengelolaan tersebut dinilai efektif untuk mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPA Cipayung.

 “Kita melihat maggot itu relatif efektif, cepat dan kayaknya kita akan masifkan khususnya organik dengan maggot,” ucap Supian.

Supian mengungkapkan, rencana pengelolaan sampah menggunakan maggot mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Masyarakat yang memiliki sampah organik dapat dipilah sehingga membantu Pemkot Depok melakukan pengolahan.

 “Sampah makanan yang masuk kategori sampah organik, ini yang akan menjadi santapannya maggot, sehingga bisa terurai,” ungkap Supian.

Quoted From Many Source

Baca Juga  VIDEO: Pernyataan Resmi Kemenhub Terkait Tabrakan Kereta Bandung Raya dan KA Turangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *