Mahasiswanya Meninggal Diduga Dianiaya, STIP Jakarta: Tak Ada Lagi Budaya Pelonco di Kampus Ini

Kasus dugaan kekerasan ini diketahui setelah Polres Metro Jakut menerima laporan terkait adanya kematian mahasiswa STIP Jakarta tingkat 1. Menurut Gidion, korban saat itu dibawa ke Rumah Sakit Tarumajaya Hospital.

“Jadi awalnya, kami Polres Metro Jakut menerima laporan polisi (LP) meninggalnya seseorang berinisial P. Pada waktu kondisi meninggal ini ada di Rumah Sakit Tarumajaya. yang bersangkutan adalah salah satu mahasiswa tingkat 1 di STIP,” ucap dia.

“Kemudian setelah kita melakukan penelusuran kita koordinasi dengan pihak sekolah, memang benar bahwa yang bersangkutan adalah siswa dari STIP yang ada di Cilincing ini,” tambah Gidion.

Dia mengatakan, pihaknya mengerahkan anggota untuk menelusuri penyebab kematian korban. Sementara itu, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

“Sebab-sebab meninggalnya masih kita telusuri. Kita masih melakukan pemeriksaan laboratoris secara forensik dilakukan pemeriksaan visum oleh dokter yang berkompeten,” terang Gidion.

Menurut dia, total ada 10 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi guna mengetahui peristiwa yang terjadi. Berdasarkan pemeriksaan, ada dugaan kekerasan yang dilakukan oknum seniornya tingkat dua dalam kegiatan tadi pagi.

“Dilakukan (dianiaya) oleh senior-seniornya terhadap anak atau korban. Tapi kami masih mendalami secara utuh bagaimana rangkaian peristiwanya,” tandas Gidion.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Kingsport man charged with first-degree murder after Lynn Garden shooting | WJHL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *