Erupsi Gunung Ruang, Masih Ada Sekitar 3.000 Warga Belum Dievakuasi dari Pulau Tagulandang

Liputan6.com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sudah ada 5.255 warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara yang dievakuasi keluar Pulau Tagulandang. Artinya masih ada sekitar 3.000 warga yang belum dievakuasi meninggalkan pulau itu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi per hari ini yang dihimpun tim Pusdalops BNPB dari serangkaian upaya evakuasi yang dilakukan tim gabungan terhadap warga korban erupsi di Pulau Tagulandang.

Angka itu menunjukkan bahwa setidaknya bertambah sebanyak 1.891 orang dari jumlah korban sebelumnya yang lebih dulu dievakuasi ke tempat pengungsian yang masing-masing tersebar di Kota Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Pulau Siau.

Dengan demikian masih tersisa sekitar 3.828 orang dari target 9-12 ribu jiwa warga di Pulau Tagulandang yang harus segera dievakuasi. Berdasarkan hasil rapat koordinasi BNPB dengan Pemerintah Sulawesi Utara dan unsur tim tanggap darurat gabungan, setidaknya evakuasi harus selesai pada Minggu (5/5/2024), 

“Tim gabungan masih terus berupaya mengevakuasi warga yang tersisa, termasuk dengan pendistribusian logistik dan peralatan yang mereka butuhkan selama masa tanggap darurat ini,” kata Abdul, seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, proses evakuasi korban secara menyeluruh masih mengandalkan bantuan angkutan kapal penyeberangan laut dan angkutan darat milik TNI AL, Basarnas, Kodam XIII/Merdeka, Polda Sulawesi Utara dan seterusnya.

“Karena kondisi itulah cara satu-satunya yang bisa dimaksimalkan untuk mengevakuasi para korban di Tagulandang,” ujarnya.

 

Quoted From Many Source

Baca Juga  VIDEO: Milenial dan Gen Z Punya Peran Penting di Pemilu 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *