3 Wejangan Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf Terkait Pilpres 2024

Sebelumnya, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa semua pengurus PBNU harus cuti atau bahkan mundur dari kursi pengurus jika masuk dalam tim pemenangan salah satu pasangan calon presiden dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Dia menyebut PBNU memiliki aturan dasar rumah tangga, termasuk dalam ketentuan dukungan terhadap salah satu pasangan calon presiden.

Namun, menurutnya, jika hanya sekedar mendukung tanpa masuk ke dalam tim sukses, maka tidak perlu cuti atau mundur.

“Tergantung nanti ada kategori-kategori dalam aturan yang kami miliki, ya. Kalau memang posisinya resmi misalnya jadi tim sukses misalnya, itu ada aturan-aturan. Tapi kalau cuma pribadi enggak jadi apa-apa, sebagai rakyat, ya kita enggak bisa halangi toh. Gitu,” katanya.

Terkait Yenny Wahid masuk dalam TPN Ganjar-Mahfud, Gus Yahya mengaku dirinya belum mengetahui kabar tersebut. 

Sebelumnya, Ketua Barisan Kader (Barikade) Gus Dur, Yenny Wahid mendeklarasikan dukungan untuk paslon Ganjar-Mahfud.

“Karena kedekatan hati, maka kami Barisan Kader Gus Dur menyatakan mendukung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md,” kata Yenny di Hotel Borobudur, Jumat, 27 Oktober 2023. 

Yenny menyebutkan, kedekatan Mahfud Md dengan Gus Dur lah yang memantapkan Barikade Gus Dur mendukung Ganjar-Mahfud.

“Prof Mahfud Md adalah orang yang dekat kami, beliau adalah orang NU,” kata dia. “Pak Mahfud Md adalah sosok yang dibawa Gus Dur untuk menegakan hukum di Indonesia,” pungkas Yenny Wahid. 

Quoted From Many Source

Baca Juga  Hasto PDIP Sebut Anies-Cak Imin Juga Dapat Tekanan Penguasa, NasDem: Jangan Ajak-Ajak Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *